BERSAMA : Bupati Gumas Jaya Samaya Monong didampingi Wakil Bupati Efrensia LP Umbing, para pembina kwarcab, dan unsur FKPD, berfoto bersama dengan adik-adik pramuka, pada peringatan Hari Pramuka ke 58, di Lapangan Isen Mulang Kuala Kurun, Kamis (3/10). FOTO : PWI GUNUNG MAS

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menjadi inspektur upacara (irup) pada peringatan Hari Pramuka ke 58 tingkat Kabupaten Gunung Mas (Gumas) tahun 2019, yang mengusung tema, bersama segenap komponen bangsa, gerakan pramuka siap sedia membangun keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

”Melalui peringatan hari pramuka ini, akan terus memperkuat keutuhan NKRI. Sejak awal, pramuka dirancang sebagai alat pendidikan bagi generasi muda  sebagai perekat dan siap membangun keutuhan NKRI, sehingga dapat hadir dan diterima oleh masyarakat di semua daerah,” ucap Jaya, Kamis (3/10).

Dia mengatakan, gerakan pramuka juga akan menjadikan generasi muda memiliki jiwa untuk menghayati dan mengamalkan pancasila, setia dan patuh kepada NKRI, serta menjaga Bhinneka Tunggal Ika, sehingga nantinya akan berguna bagi pembangunan bangsa dan negara.

”Kami menilai gerakan pramuka sangatlah mulia, karena mampu mendidik generasi muda ke hal-hal positif dengan dasar dan metode yang sesuai norma masyarakat yang berlaku. Dengan demikian, akan menghasilkan anggota pramuka yang memiliki moral, mental, dan budi pekerti yang bijaksana,” ujarnya.

Dia menuturkan, gerakan pramuka merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional, sehingga penyelerasan dengan jenjang pendidikan formal dan non formal lainnya menjadi sangat penting.

”Kami ingin nantinya setiap anggota pramuka harus menepati janji trisatya yaitu kesetiaan yang harus dimiliki, serta dasadarma yang merupakan sepuluh kebijakan pedoman bagi pramuka dalam bertingkah laku keseharian,” terangnya.

Dia pun mengingatkan kepada seluruh anggota gerakan pramuka di Kabupaten Gumas untuk terus menerus berkreasi dan berkarya dalam wadah gerakan pramuka.

”Isilah waktu muda dengan kegiatan yang positif dan produktif, karena saya yakin generasi muda Kabupaten Gumas merupakan generasi yang unggul, hebat, kreatif, petarung, dan bukan generasi pecundang,” pungkasnya. (admin)

%d blogger menyukai ini: