SPANDUK : Personil Polsek Kahut bersama Babinsa Koramil Tumbang Miri menyosialisasikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas PETI melalui spanduk, Sabtu (17/10).

KUALA KURUN – Personil Kepolisian Sektor (Polsek) Kahayan Hulu Utara (Kahut), Polres Gunung Mas (Gumas) bersama Babinsa Koramil Tumbang Miri menyosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada untuk tidak melakukan penambangan liar tanpa izin (PETI).

Ini dilakukan bukan tanpa alasan, karena melihat kondisi hutan dan sungai yang memprihatinkan khususnya di wilayah Kecamatan Kahut. Mulai dari air sungai tercemar dan tidak bisa dimanfaatkan masyarakat, hingga hutan yang awalnya lebat dan juga menjadi rumah bagi satwa, kini menjadi rusak dan gundul akibat penambangan liar. Ditambah dengan dampak lain, yakni sering terjadinya banjir.

“Dalam sosialisasi ini, kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi penambangan liar di wilayah Kecamatan Kahut. Sosialisasi ini melalui spanduk yang berbunyi STOP !!! PENAMBANGAN LIAR TANPA IZIN (ILLEGAL MINING),” ucap Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, SIK, melalui Kapolsek Kahut Ipda Waryoto, SH, MM, Sabtu (17/10).

Melalui sosialisasi itu, lanjut Kapolsek, akan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat, yang salah persepsi dengan melakukan penambangan liar, dengan maksud hanya ingin menguntungkan diri sendiri saja, namun tidak melihat dampak untuk orang banyak dalam jangka waktu yang panjang.

“Atas dasar itulah, kami mengambil tindakan yaitu dengan langsung turun ke lapangan untuk melakukan tindakan pencegahan, dengan memberikan sosialisasi atau pemahaman tentang dampak dari penambangan liar,” ujarnya.

Dia menambahkan, masyarakat yang melakukan penambangan liar akan dapat merusak lingkungan sekitar, dan juga dapat merugikan mereka dalam jangka waktu panjang. (admin)

%d blogger menyukai ini: