MINTA MAAF : Pelaku Penghinaan Polisi yakni Dino (30) meminta maaf atas komentarnya di medsos, Minggu (18/10).

KUALA KURUN – Pemuda asal Kota Palangka Raya yang sekarang tinggal di Kota Kuala Kurun Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Dino (30) harus berurusan dengan Polres Gumas, karena komentarnya di media sosial (medsos).

Pemilik akun facebook @Dino Uciha ini dipanggil Satuan Reskrim Polres Gumas karena menghina polisi melalui komentarnya di medsos dengan mengatakan bahwa “Polisi Anj..g”.

“Setelah mengetahui unggahan itu, Humas polres bersama dengan Satreskrim langsung memanggil dan melakukan pemeriksaan kepada pelaku. Saat itu, pelaku menanggapi video yang diunggah oleh salah satu warganet yang berisi video tindakan polisi kepada seseorang yang melanggar hukum,” ucap Kapolres Gumas AKBP Rudi Asriman, SIK, Minggu (18/10).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gumas AKP Afif Hasan, SH, MM, menjelaskan, tindakan pelaku melanggar Undang-Undang (UU) Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta UU Nomor 11 tahun 2008 pasal 27 (ayat) 3.

“Saat kami interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dengan alasan emosi saat melihat unggahan video itu. Selama pemeriksaan, pelaku mengaku menyesal dan meminta maaf kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri),” ujarnya.

Kasat Reskrim menambahkan, dengan pertimbangan bahwa pelaku merupakan tulang punggung keluarga dan perbuatannya karena emosi sesaat, Polres Gumas hanya meminta pelaku untuk meminta maaf dan tidak mengulangi lagi perbuatannya.

“Kami berpesan kepada masyarakat, agar bijak dalam menggunakan medsos. Telusuri dan pastikan terlebih dahulu sumber konten yang ada. Jangan langsung dibagikan atau langsung berkomentar, sebelum tahu fakta informasi atau video itu,” tandasnya. (admin)

%d blogger menyukai ini: